Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-07 03:41:45【Resep】900 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(53)
Sebelumnya: 368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG
Selanjutnya: Ahli gizi bagikan kiat mengolah makanan yang memengaruhi kalori
Artikel Terkait
- Keragaman ide di Demoday FSI tunjukan potensi kuliner Indonesia
- Tips aman dan nyaman menonton konser
- Dinkes: Waspada paparan mikroplastik dari air hujan
- BI Jatim: Penguatan investasi manufaktur kunci pertumbuhan ekonomi
- Ini kata SPPG Meruya Selatan terkait asal menu beracun pada MBG
- Nikmati menu sederhana, Diddyrayakan ulang tahun ke
- Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus
- Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
- Kenapa lobster air tawar mudah mati? Ini penyebab dan pencegahannya
- Pemkab Bantul pertemukan Kopdes dengan SPPG baru, dukung keberlanjutan
Resep Populer
Rekomendasi

Asa yang tumbuh kembali di Sekolah Rakyat Makassar

Pemkab Bantul pertemukan Kopdes dengan SPPG baru, dukung keberlanjutan

Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi

Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan

Pemkab Bantul kumpulkan pengelola SPPG untuk evaluasi MBG

Makanan dan minuman sehat yang bisa membantu menambah tinggi badan

Rekomendasi pola makan untuk jaga daya tahan hadapi cuaca ekstrem

Dari Jakarta ke Belem, langkah panjang Indonesia tuk aksi nyata COP30